Finansial adalah sebuah aktivitas yang tidak terhindarkan dalam kehidupan manusia. Kebutuhan yang semakin banyak dan keterbatasan manusia membuat setiap manusia saling bahu-membahu untuk memenuhi kebutuhannya. Alat untuk saling bantu-membantu itu diterjemahkan dalam bentuk mata uang. Nah, mata uang ini yang dibahas dalam kajian finansial. Jika seseorang tidak merencanakan keberhasilan finansial maka orang tersebut sedang merencanakan kegagalan finansial.
Saham adalah bukti kepemilikan pada suatu perusahaan dan merupakan klaim atas penghasilan dan kekayaan perusahaan. Tujuan dari saham itu ada dua, yaitu investasi (jangka panjang minimal 1 tahun, idealnya 5 tahun) dan trading (jangka pendek, bisa bulanan, mingguan, atau bahkan harian). Dalam dunia saham yang dibeli itu adalah prospeknya. Jika harga saham murah namun memiliki masa depan buruk maka itu adalah harga yang mahal dalam dunia investasi.
Sedikitnya ada 5 prinsip dasar dalam investasi, yaitu:
- Pastikan legalitas baik perijinan dan pengawasan lembaga terpercaya
- Harus logis dari mana hasil keuntungan
- Gunakan dana lebih, bukan uang dapur atau hutang.
- Jangan menempatkan pada satu jenis instrumen
- Pahami produk investasi
- Pantau perkembangan produk
Seorang trader saham mengambil keuntungan utama dari capital gain atau selisih positif antara harga jual dan harga beli, tidak memperhatikan bagaimana prospek perusahaan lebih mengutamakan mendapatkan keuntungan dari selisih jual-beli. Sedangkan seorang investor mengambil keuntungan utama dari dividen atau bagi hasil karena perusahaan mendapatkan laba. Investor tidak mempermasalahkan naik turunnya kondisi saham dalam jangka pendek, yang penting adalah di masa depan akan lebih baik.
Sebenarnya inflasi adalah faktor utama seseorang melakukan trading atau investasi saham. Dengan adanya inflasi nilai mata uang akan menurun yang berdampak naiknya harga barang. Jika mata uang itu hanya ditabung maka kemampuan tabungan itu tidak akan sepadan dengan adanya inflasi. Emas dan deposito hanya mampu mengimbangi belum dapat melampaui secara signifikan. Di sinilah letak fungsi saham. Perlu dicatat risiko dari saham ada minimal tiga, yaitu: perusahaan bangkrut, capital loss, dan suspended & delisting.
Di dalam konsep cash flow quadrant dikenal istilah jebakan rat race. Jebakan tersebut akan membuat seseorang terus bekerja untuk mendapatkan uang karena adanya kebutuhan hidup. Pada dasarnya setiap orang pernah terjebak dalam rat race tersebut sehingga strategi investasi untuk keluar dari sana akan sangat penting. Menurut Warren Buffett, investasi harus rasional, jika Anda tidak memahaminya maka jangan melakukannya.
Fase Strategi
Strategi merupakan keputusan yang diambil untuk jangka yang lebih panjang, sedangkan taktik merupakan keputusan yang diambil untuk jangka pendek. Pemahaman dasarnya sesuatu yang menjadi tujuan jangka panjang lebih diutamakan daripada sesuatu yang menjadi tujuan jangka pendek. Sedikitnya ada 4 fase untuk menentukan strategi, yaitu:
- Formulating a Plan
- Fase ini untuk mengatur secara objektif dan mengidentifikasi jalan yang digunakan untuk mendapatkan pencapaian.
- Implementation of Strategies
- Fase ini adalah eksekusi untuk jalan-jalan yang telah teridentifikasi.
- Evaluating the Strategy's Results
- Dari jalan-jalan yang telah teridentifikasi dan dieksekusi akan muncul hasil, namun hasil tersebut harus dievaluasi kembali.
- Modification and Amplification
- Hasil dari evalusi akan mengarahkan modifikasi dari jalan-jalan yang telah teridentifikasi untuk menuju jalan yang lebih luas.
Pencapaian puncak disebabkan strategi yang tepat. Strategi berbeda dengan taktik, dalam penerapannya taktik bersifat pendek sedangkan dalam penerapan strategi, sifatnya panjang. Strategi yang tepat hanya bisa didapatkan dengan wawasan yang luas dan tujuan yang jelas. Tanpa wawasan yang luas, keputusan yang diambil kemungkinan besar adalah taktik dan bukan strategi. Begitu juga tanpa tujuan yang jelas maka strategi yang telah ada tidak dapat diyakini penerapannya.
ref:
Komentar