Menurut Allan (2005) yang dimaksud internet adalah sekumpulan jaringan komputer yang saling terhubung satu sama lain secara fisik dan juga memiliki kemampuan untuk membaca dan menguraikan berbagai protokol komunikasi tertentu yang sering dikenal dengan istilah internet protocol (IP) serta transmission control protocol (TCP). Yang dimaksud protokol yaitu spesifikasi sederhana mengenai bagaimana 2 atau lebih komputer dapat saling bertukar informasi. Sejarah mencatat pada tahun 1960 untuk pertama kalinya teori packet-switching diuji coba, 10 tahun kemudian dikembangkan TCP atau IP. Pada Desember 1969 ARPANET (advanced research project agency network) berhasil menghubungkan antara University of California-Los Angeles, Stanford Research Institute, University of California-Santa Barbara, dan University of Utah. Namun, pada tahun 1990 ARPANET resmi dinonaktifkan dan pada tahun 1995 NSFNET juga ditutup, kemudian diubah menjadi internet atau sebagian orang menyebut interconnected network. Dekade selanjutnya dikenalkan dial-up yang memungkinkan berkomunikasi melalui email. Akhirnya di tahun 1990 berkembang HTML yang digunakan untuk visualisasi di WWW (world wide web).
Jaringan komputer akan menghubungkan antara host dan node. Maksud host adalah server utama sedangkan node adalah device seperti komputer, routers, dan printers. Node dan node dihubungkan dengan switch, kemudia switch dan switch dihubungkan dengan router. Kemudian router ini yang terhubung langsung ke server. Untuk dapat saling berkomunikasi atau bertukar data akan melewati OSI model yant terdiri atas layer secara berurut physical, data link, network, transport, session, presentation, dan application. Penting untuk diketahui saat melakukan pertukaran data antardevice adalah protokol apa yang digunakan, apakah TCP atau UDP. TCP atau transmission control protocol merupakan protokol yang berorientasi pada koneksi yang terdiri atas synchronize (SYN), synchronize/acknowledge (SYN/ACK), dan acknowledge (ACK). Sedangkan UDP atau user datagram protocol merupakan protokol yang lebih cepat dari TCP namun berkategori connectionless atau tidak ada garansi data yang dikirim pasti diterima.
Marketing dalam bahasa Indonesia diartikan pemasaran atau upaya mengenalkan produk atau jasa ke masyarakat. Hal ini tentu berbeda dengan sales yang bertujuan menjual produk atau jasa ke masyarakat. Seorang yang berprofesi sebagai marketing disebut marketer. Secara tradisional kegiatan marketing yang dilakukan oleh marketer adalah langsung mendatangi masyarakat dan mengenalkan produk atau jasanya. Karena adanya internet profesi seorang marketing berkembang menjadi internet marketer. Dengan kata lain mereka seorang internet marketer bekerja mengenalkan produk atau jasanya melalui teknologi internet.
Jadi secara sederhana internet marketer adalah seorang marketer yang memanfaatkan teknologi internet untuk membawa client ke bisnis. Ada beberapa tipe internet marketer menurut Olga Zak seorang internet marketer asal Rusia, yaitu:
- Spesialis Teknis
- Seorang internet marketer yang hanya fokus pada satu area dari 15 area. Yang dimaksud dari area itu adalah:
- Google Ads
- Facebook, Instagram Ads
- SMM (Facebook, Instagram, Tiktok, LinkedIn)
- Youtube Marketing
- SEO
- Content Marketing
- Email Marketing
- Web Analytics
- Messengers (Whatsapp, Telegram, Fb messenger)
- A/B Testing
- Sales Funnels
- Mobile Marketing
- Brand Book
- Affiliate Marketing
- Video Marketing
- Desainer dan Programer
- Seorang internet marketer yang melakukan pendesainan dan pengkodean dengan tujuan membawa client ke bisnisnya.
- Spesialis Strategi
- Seorang internet marketer yang tidak hanya fokus pada satu area tetapi 12 area. Area-area ini harus dapat dikuasai dengan baik sehingga memiliki kemampuan melihat pasar, 12 area itu adalah:
- Google Ads (Search, GDN, Merchant, Manufacturer, Maps)
- Facebook, Instagram Ads
- SMM (Facebook, Instagram, Tiktok, LinkedIn)
- Youtube Marketing
- Search Engine Optimization
- Content Marketing
- Email Marketing
- Web Analytics
- Messengers (Whatsapp, Telegram, Fb Messenger)
- Mobile Marketing
- Conversion Optimization
- Customer Funnel
Internet marketer yang baik bertipe spesialis strategi atau dengan kata lain harus menguasai 12 area. Untuk mencapainya ada 4 tahap, yaitu intern (baru belajar dan belum praktek), junior (sudah praktek), middle (sudah punya portfolio), dan senior (memiliki tanggung jawab anggaran di atas 1 miliar). Tahapan tersebut dapat dilewati dengan baik jika memahami kebutuhan dan karakter dari pasar, perhatikan customer journey di bawah:
![]() |
| Sumber: https://id.genius.space/live/webinar/?id=7312726&name=Joko |
Selain memahami kebutuhan dan karakter dari pasar, seorang internet marketer juga harus memahami bagaimana sales funnel atau saluran penjualan. Agar mudah mengingat dari sales funnel dapat digunakan akronim SPANCOP:
- Suspect : identifikasi peluang potensial yang sesuai sektor target
- Prospect : mengkualifikasi peluang dan menetapkan daftar prospek
- Approach & Analyze : menentukan kebutuhan dan menetapkan ketertarikan
- Negotiate : persetujuan untuk bertemu dan komintmen membayar
- Close : persetujuan syarat dan ketentuan
- Order : menerima pesanan dan mengirim tepat waktu
- Payment : mengumpulkan pembayaran sesuai persetujuan
ref:

Komentar