Menurut departemen statistika UCI yang dimaksud statistika adalah "Statistics is the science concerned with developing and studying methods for collecting, analyzing, interpreting and presenting empirical data". Kata kunci dari statistika ini adalah mengumpulkan, menganalisa, menginterpretasi, dan merepresentasikan data. Mengumpulkan data dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung, contoh pengumpulan data secara langsung adalah menyebarkan angket atau mencatat pengamatan secara langsung di lokasi, sedangkan contoh pengumpulan data secara tidak langsung adalah meminta data dari badan pusat statistik.
Sedangkan makna dari menganalisa adalah mengamati secara detail objek penelitian, baik itu persamaannya atau perbedaannya. Setelah data tersebut diamati secara detail kemudian hasil pendetailan tersebut dilakukan penafsiran atau pemberian kesan berdasarkan teori, kegiatan ini disebut menginterpretasi. Setelah diinterpretasi maka dilakukan representasi data atau membuat sebuah cerita yang dapat mewakili data tersebut sehingga lebih mudah dimengerti orang secara umum. Dengan demikian ada 4 urutan untuk mengimplementasi statistika, yaitu collect, analyze, interpret, dan represent.
Statistika terbagi menjadi 2 bagian besar, yaitu:
- Statistika Deskriptif
- Mean
- Mean adalah nilai tengah dari beberapa deret nilai, yaitu dengan menjumlahkannya dan membagi dengan banyak nilai tersebut. Misalnya 2,3,4,5 dijumlah menjadi 14 dan banyk nilai tersebut 4 sehingga mean 14/4= 7/2= 3.5
- Median
- Median adalah nilai yang berada di posisi tengah
- Modus
- Modus adalah nilai yang sering muncul dari deret nilai
- Peluang
- Peluang terbagi 2, yaitu peluang diskrit dan peluang kontinu. Maksud dari peluang diskrit adalah objeknya yang tidak bernilai desimal, misalnya peluang banyaknya burung yang ada pasti akan bernilai bulat karena tidak ada burung bernilai 1/2. Sedangkan yang dimaksud peluang kontinu memungkinkan bernilai desimal, misalnya peluang panjang sebuah komponen mungkin saja bernilai 5 cm tetapi mungkin juga bernilai 5,2 cm
- Kurva Normal
- Merupakan kurva yang berbentuk lonceng. Kurva ini merupakan distribusi gauss yang nilai terletak pada tengah lonceng atau dengan puncak tertinggi merupakan nilai modusnya dan nilai mediannya hampir sama atau bahkan sama. Sedangkan bagian ujungnya yang asimptotik merupakan standar deviasi artinya semakin besar standar deviasi maka semakin lebar bentuk loncengnya
- Penarikan Contoh
- Ini merupakan pembeda dari ilmu statistika yaitu menentukan nilai statistik dengan dasar sampel. Maksud dari sampel adalah bagian kecil yang diambil dari populasi sedemikian sehingga dapat mewakilkan atau merepresentasikan populasi tersebut. Dengan demikian data yang diolah tidak perlu secara keseluruhan cukup mengambil beberapa bagian yang dapat mewakili data tersebut. Di era digital yang tersedia big data tentunya akan memakan waktu sekali jika big data tersebut diolah secara keseluruhan sehingga perlu dilakukan penarikan sampel atau contoh. Nah, dalam penarikan contoh tersebut diperlukan metode yang baik
- Statistika Inferensia
- Pendugaan Parameter
- Nilaitengah atau mean
- Beda dua nilaitengah atau mean populasi
- Proporsi
- Selisih dua proporsi
- Ragam atau varians
- Rasio dua ragam atau varians
- Pengujian Hipotesis
- Satu arah
- Dua arah
- Kebaikan-suai
- Regresi dan Korelasi
- Linier
- Eksponensial
- Berganda
- Analisis Ragam
- Klasifikasi satu arah
- Klasifikasi dua arah
- Pengujian Nonparametrik
- Wilcoxon
- Wallis
Ada perbedaan antara statistika dan statistik, statistika adalah ilmunya sedangkan statistik adalah nilai dari objek pengamatan. Kemudian dibedakan juga antara statistik dan parameter. Keduanya merupakan penilaian dari sebuah objek penelitian, bedanya statistik penilaian dengan dasar sampel sedangkan parameter penilaian dengan dasar populasi. Perlu dicatat juga bahwa di keilmuan statistika ada 2 jenis batas kritik, yaitu 1% dan 5%. Biasanya untuk batas 1% digunakan pada bidang sains sedangkan untuk batas 5% digunakan untuk bidang rekayasa.
![]() |
| sumber: https://pixabay.com/id/vectors/bayesian-statistik-bell-curve-2889576/ |
Pada dasarnya statistika bukan sebuah ilmu yang memastikan sesuatu akan terjadi berdasarkan kejadian masa lampau. Statistika merupakan ilmu yang memberikan kemungkinan dan bukan kepastian. Artinya jika statistika memutuskan suatu hal maka hal tersebut belum tentu pasti terjadi, akan tetapi hal tersebut memiliki kemungkinan terjadi yang cukup besar berdasarkan kejadian di masa lampau. Statistika memiliki keterbatasan seperti objek kajiannya hanya berdasarkan data yang pernah terjadi sehingga tidak akan mampu untuk memperkirakan apa yang akan terjadi tentang sesuatu yang belum pernah terjadi.
ref:

Komentar