Sepatu yang baik terbuat dari material yang berkualitas. Makna dari kualitas adalah kesesuaian antara kebutuhan serta kenyamanan pelanggan dan produk yang dihasilkan. Pada produk sepatu sendiri sedikitnya ada 9 kategori material, yaitu:
- Leather
- Color backing material dan UoM (unit of material). Khusus pada material kategori leather sangat difokuskan karena tentunya harga yang tidak murah. Sepatu dengan bahan kulit biasanya terbuat dari kulit sapi atau kulit kangguru. Ada 4 klasifikasi dari leather yaitu full grain (permukaan alami), nu buck (permukaan mendapatkan treatment brush dan polish), suede (dari bagian dalam kulit), dan PU coated (permukaan mendapatkan treatment coating).
- Dalam melakukan pemotongan juga dilakukan pembedaan. Pada area punggung biasa digunakan untuk komponen vamp atau toe cap, pada area pundak biasa digunakan untuk komponen bagian lateral dan hell cap, pada bagian perut atas biasa digunakan untuk bagian medial atau dalam, dan pada bagian perut bawah biasanya digunakan untuk area komponen yang tidak terlihat seperti tongue.
- PU-Synthetic
- Color backing material, type backing material, serta lebar material. Ini merupakan material yang terdiri dari bahan PU atau poly uretane dan PVC atau poly vinyl chloride yang menyerupai kulit. Poin penting dari pemeriksaan material ini adalah pemeriksaan visual, backer/warna/tebal, surface/motif/emboss, ketebalan material, dan kekerasan material.
- Textile
- Lebar material. Meterial ini terdiri dari rajutan atau anyaman benang-benang yang terbuat dari bermacam jenis bahan (nylon, cotton, polyester) sehingga berbentuk menjadi lebar/kain. Poin penting dari pemeriksaan material textile adalah dilakukan inspeksi 100%, rajutan/motif, kepadatan/rajutan dengan cara ditimbang, dan kandungan material (bebas PVC).
- Laminating
- Lebar hasil jadi material. Material laminating dihasilkan dari proses laminating yang merupakan kelanjutan dari synthetic, textile, dan foam. Fungsinya adalah menggabungkan 2-3 material dengan cara ditempel. Material laminating ini sebagian besar digunakan untuk komponen lining. Fokus pemeriksaan biasanya pada warna masing-masing material, kekuatan adhesi, rajutan, thickness, ditempel dengan benar serta tebal harus sesuai dengan specsheet.
- Accessories
- Ukuran atau size (PxLxT / PxL / Lebar material). Biasanya untuk material accessories yang diperiksa adalah material tali sepatu, webbing, elastic gore, benang dengan satuan roll/meter. Selain itu juga ada material stud, eyelet, rivet, receptacle, D-Ring, transfer paper, size label, TR counter, dan hell plug yang memiliki satuan piece/prs. Aksesoris lainnya adalah hang tag, booklet, carton box, dan inner box yang satuannya berupa sheet/lembar.
- Thread
- Kode benang dari supplier
- All
- Kode nomor tooling (outsole, midsole, sock liner)
- Supplier
- Hanya untuk supplier yang memiliki banyak cabang di beberapa negara
- Lain-lain
- Leadtime material, transit time, serta proses pembelian material ke supplier
![]() |
| sumber: https://pixabay.com/id/photos/kulit-kulit-sapi-templat-abstrak-2981074/ |
Secara umum pembuatan sepatu akan melalui proses CSA atau cutting, sewing, dan assembling. Asumsi awalnya material yang bagus akan menghasilkan produk yang bagus juga. Namun, ini tentu bergantung juga dengan proses produksinya. Sebaik apapun material yang disediakan tetapi diolah dengan proses CSA yang kurang bertanggung jawab maka hasil produknya juga tidak akan berkualitas.
ref:
textile-manufacture

Komentar