IFSAR merupakan kependekan dari Interferometric Synthetic Aperture RADAR yang termasuk salah satu teknologi di bidang GIS atau Geographic Information System. Dasar utama dari teknologi ini adalah RADAR atau Radio Detection and Ranging. Gelombang radio ditransmisikan sebagai pulse berkekuatan tinggi dari energi gelombang mikro. Antena akan menerima porsi dari transmisi energi dalam bentuk titik-titik dari target, sedangkan prosesor akan mengukur intensitas dan waktu tunggu dari pengembalian sinyal tersebut.
SAR atau Synthetic Aperture RADAR merupakan penggambaran radar yang menggunakan kombinasi geometri yaitu mendeteksi secara langsung dan tidak langsung (not nadir). Selain menggunakan kombinasi geometri SAR juga melakukan pemrosesan sinyal untuk memperbaiki resolusi di luar batasan dari fisik antena aperture. Sistem dari SAR sangatlah kompleks. Dengan 2 meter antenna bisa dibuat secara efektif sintesis 600m antenna.
Interferometric SAR yang merupakan teknik powerful untuk mengembangkan digital data dari sebuah DEM atau digital elevation model serta gambar orthorectified. Secara sederhana Interferometric SAR melakukan 2 objek perekaman, yaitu:
- Amplitude: kekuatan dari transmisi yang merefleksi kembali
- Phase: waktu tunggu dari kembalinya sinyal atau seberapa panjang waktu yang dibutuhkan sinyal SAR untuk meninggalkan sensor, berinteraksi dengan medan, dan kembali lagi ke perekam
Sedangkan Interferometric SAR sebagai sebuah sistem akan memproduksi:
- Magnitude Image: gambar radar dibuat dari amplitudo radar
- Interferogram: pixel per pixel berbeda
- Coherence Image: mengukur seberapa baik interferometer bekerja
- DEM: digital elevation model digenerasi dari fase interferometri
DEM atau digital elevation model yang dihasilkan oleh Interferometric SAR termasuk pada DSM atau digital surface models, DTM atau digital terrain model, dan ORI atau orthorectified radar image. Yang dimaksud DSM itu adalah model topografi termasuk semua fitur seperti bangunan dan pepohonan, sedangakan DTM menghapus semua fitur tersebut termasuk air sehingga hanya menyajikan medannya. Yang dimaksud ORI adalah gambaran hitam putih dari surface bumi yang mengoreksi distorsi pada geometri. Nah, kemudian DSM dan DTM ini dibuat dengan perangkat lunak IES atau interferrometric editing system. IES ini mengedit data yang berupa SRTM atau shuttle radar topography mission yang dikembangkan secara koperasi bersama Boeing atau Autometric.
![]() |
| sumber: anonim |
- Interactive Editing Tools
- Classification editing
- Edit DSM
- Edit DTM
- Quality control
- Database
Teknologi Interferometric SAR ini banyak diterapkan pada bidang energi, perekayasaan, pemerintahan, manajemen risiko, telekomunikasi, sumber daya air, hingga otomotif.
ref:

Komentar